Senin, 16 April 2018

Kisah Inspiratif : Bibit Kacang Hijau Yang Tak Bertumbuh




Sebuah perusahaan telekomunikasi di Italia sedang mencari satu tenaga teknis untuk menangani salah satu departemen di perusahaan tersebut. Begitu banyak yang datang melamar karena posisinya cukup bagus. Dan lagi perusahaan itu juga menjanjikan pendapatan bulanan yang lumayan besar.
Berikutnya, tim rekruitmen mulai melakukan seleksi dan serangkaian tes untuk mendapatkan calon pegawai yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Di bagian akhir, setiap pelamar yang tersisa diberi pekerjaan rumah. Setiap orang diberi semangkok bibit kacang hijau untuk disemaikan.
Nantinya, mereka harus membawa hasil penyemaian bibit kacang hijau tersebut ke perusahaan. Menurut tim seleksi, hasil penyemaian tersebut akan menentukan siapa diantara pelamar tersebut yang akan diterima.
Dan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan, para pelamar itu datang lagi ke perusahaan tersebut. Hampir semua pelamar dengan bangga memamerkan bibit kacang hijau yang telah bertumbuh segar.
Setelah diabsensi ternyata ada satu orang pelamar yang tidak hadir. Lalu sang manager perusahaan menelpon pelamar itu dan menanyakan alasan ketidak-hadirannya.
Dengan penuh penyesalan serta rasa bersalah orang tersebut mengatakan bahwa bibit yang diberikan itu hingga saat ini belum bertumbuh pada hal ia sudah berusaha dengan memberi air yang cukup bahkan pupuk.
“Aku berpikir bahwa aku telah gagal memenuhi tugas tersebut, sehingga aku merasa tidak perlu datang. Mohon maafkan saya dan terima kasih telah diberi kesempatan,” katanya. Ternyata, sang manager menyatakan bahwa ia diterima dan diminta segera datang ke perusahaan.
Disebutkannya, bibit kacang hijau yang dibagikan pada para peserta itu telah diproses sedemikian rupa agar tak bisa bertumbuh. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan calon pegawai yang jujur. “Inilah prinsip kami, nilai moral dalam pekerjaan lebih ditinggikan ketimbang keberhasilan dalam bekerja,” ujar sang manager.
Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,(Amsal 2 : 7)
sumber : http://inspirasikristen.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar