Rabu, 28 Maret 2018

SERI ALIKITAB : KITAB IMAMAT (3)




Sebagaimana dua kitab sebelumnya, Kitab Imamat juga diyakini ditulis sendiri oleh Nabi Musa pada 1445 -- 1405 SM. Kitab ini berisi pengarahan yang diberikan Allah kepada Musa selama dua bulan di antara selesainya pembangunan Kemah Suci (Kel 40:17) dan keberangkatan Israel dari Gunung Sinai (Bil 10:11).
Lebih dari lima puluh kali disebutkan bahwa isi kitab ini adalah firman dan penyataan Allah yang langsung kepada Musa bagi Israel, yang kemudian disimpan oleh Musa dalam bentuk tertulis.

Empat ciri utama menandai Kitab Imamat.
(1) Penyataan sebagai firman yang langsung dari Allah lebih ditekankan di dalam Imamat dibandingkan dengan kitab lain di Alkitab. Tidak kurang dari 38 kali dikatakan dengan tegas bahwa Tuhan berbicara kepada Musa.
(2) Pengarahan mengenai sistem pengorbanan dan pendamaian melalui pengganti diberikan secara terinci dalam kitab ini.
(3) Pasal 16 (Im 16:1-34) merupakan pasal Alkitab terpenting yang menerangkan Hari Pendamaian.
(4) Imamat menekankan tema bahwa bangsa Israel harus memenuhi panggilan keimaman mereka dengan cara hidup suci secara rohani rohani dan moral, terpisah dari bangsa-bangsa lainnya dan taat kepada Allah.*Tamat
Dikutip dari Warta Jemaat Gereja Bethany Indonesia House of Glory Sidoarjo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar