Oleh : Luddy Eko Pramono
Pembaptisan
memang bukan murni milik umat Kristiani. Tradisi ini sudah lebih dulu dilakukan
oleh kaum Yahudi di masa lampau, mereka menyebutnya dengan istilah tevilah.
Kata ini berasal dari kata kerja bahasa
Ibrani ‘taval’ yang artinya diselam atau dicelupkan. Kata ini bermakna sama
dengan kata baptizo yang diserap dari bahasa Yunani (Mat 3:6).
Istilah taval ini muncul pada waktu Naaman
menyelamkan dirinya sendiri di sungai Yordan atas perintah Nabi Elisa (2 Raj
5:14). Setelah itu jenderal kerajaan Aram tersebut sembuh dari penyakit kusta
yang ia derita. Dan sebagaimana tertulis di ayat ke 17, Naaman pun mengikrarkan
diri menjadi penyembah Allahnya orang Israel.




