Demi
membantu perkembangan kehidupan rohaninya, seorang pria secara teratur
mengadakan retret pribadi. Ia akan meninggalkan lingkungan hidup hariannya yang
senantiasa gaduh, dan datang ke tempat sunyi untuk berdoa. Disana ia merenungkan
derap langkah masa silamnya serta melihat arah yang harus dijalaninya di masa
datang.
Suatu
saat di malam hari ketika ia sedang berdoa. Di luar gubuk retretnya terdengar
suara yang begitu ramai. Ternyata sekolompok katak sedang bernyanyi ria.
Ia
mencoba menutup telinganya sedemikian agar suara tersebut tak kedengaran. Namun
semakin dia berusaha semakin suara katak tersebut kedengaran semakin kuat. Ia
menjadi semakin terganggu.






