Senin, 24 April 2017

Nabi Yeremia - Saksi Kehancuran Israel




Yeremia adalah salah satu nabi perjanjian lama yang berkarya sebelum bangsa Israel (Kerajaan Yehuda) ditaklukkan dan penduduknya dibuang ke Babel. Ia penulis atau narasumber Kitab Yeremia.
Yeremia lahir di Anatot dan hidup sekitar tahun 645 SM, tidak lama setelah pemerintahan raja Manasye berakhir. Ia adalah anak imam Hilkia. Meskipun tidak ada bukti yang secara langsung mendukungnya, Yeremia diduga adalah keturunan Abyatar, imam raja Daud, yang dipecat oleh raja Salomo dari jabatan imamnya di Yerusalem dan diasingkan ke tanah miliknya di kota Anatot. (bnd. 1 Raja-raja 2:26-27).
Menurut keterangan Alkitab (Yeremia 1:6), Yeremia dipanggil sebagai nabi ketika

KITAB KELUARAN (2)




Kitab Keluaran terbagi atas tiga bagian.
(1) Pasal 1-14 (Kel 1:1-14:31) mengisahkan  tentang bangsa Israel  yang menderita penindasan di bawah raja Mesir yang tidak mengenal Yusuf dan Allah. Dalam Kitab itu tertulis berbagai peristiwa bersejarah, diantaranya :
    (a) kelahiran Musa, perlindungan dan persiapannya         (pasal 2; Kel 2:1-25);
    (b) panggilan Musa di semak yang menyala (pasal 3-4; Kel 3:1-4:31);
    (c) kesepuluh tulah (pasal 7-12; Kel 7:1-12:51);
    (d) Paskah (pasal 12; Kel 12:1-51); dan
    (e) penyeberangan Laut Merah (pasal 13-14; Kel 13:1-14:31). Keluaran Israel dari Mesir 
          yang dipandang sebagai pengalaman penebusan terbesar di dalam Perjanjian Lama.

Minggu, 23 April 2017

KITAB KELUARAN (bagian 1)




Latar Belakang
Keluaran melanjutkan kisah yang dimulaikan dalam Kejadian. Judul kitab ini diambil dari kata Yunani ‘exodos’ yang artinya keluaran atau keberangkatan. Kata ini menunjuk pada pembebasan bangsa Israel secara luar biasa oleh Allah dari perhambaan di Mesir dan keberangkatan mereka menuju tanah perjanjian.
Kitab 1Raja-raja 6:1 menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi 480 tahun sebelum "tahun keempat, sesudah Salomo menjadi raja atas Israel". Itu berarti peristiwa ini terjadi sekitar 1445 SM.
Tradisi Yahudi menyebutkan

Yosua Bin Nun : Ia yang Terpilih




Yosua diperkirakan hidup di sekitar tahun 1350 SM. Nama Yosua diambil dari bahasa Ibrani: Yehoshua yang artinya adalah "Tuhan adalah keselamatan/ juruselamat".
Nama Yosua pertama kali disebut di Alkitab dalam Kitab Keluaran pasal 17. Ia adalah orang yang dipilih Musa untuk melakukan banyak hal besar dalam sejarah Israel selama masa pengembaraan di padang gurun.
Diantaranya, ia ditunjuk untuk mempin pasukan Israel memerangi kaum Amalek di Rafidim. Selain itu Yosua juga menjadi salah satu dari 12 orang yang diutus Musa mengintai negeri Kanaan.
Dan akhirnya, Yosua bin Nun terpilih menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel masuk tanah Kanaan. Bersama Imam Eleazar, ia mengatur pembagian tanah untuk setiap suku Israel.
Tradisi Yahudi mengatakan bahwa ia adalah

Kisah Inspiratif - Ada Roh Allah di Hati Bapa




Di beranda sebuah rumah, seorang bapa tengah duduk santai ditemani putrinya yang masih belia. Sang anak memandang bapanya itu dengan seksama. Dilihatnya ada beberapa helai rambut yang mulai memutih dan sudah terlihat kerutan di wajah.
Ia hampiri sang bapa, lalu duduk di pangkuannya. “Rambut bapak kok putih. Wajah bapak juga berkerut-kerut. Kenapa?” tanyanya.
Sang bapa memeluk anaknya erat-erat. Ia cium pipi yang masih merona merah itu lalu berkata, “Sebab aku laki-laki,” katanya sembari memberikan seulas senyum termanis untuk putrinya itu.
Kini, sang anak yang mengerutkan keningnya, “aku tidak mengerti.”
Bapanya membelai rambut panjang anaknya, “nggak apa-apa. Nanti kamu pasti akan mengerti.”
Si anak melompat dari atas pangkuan bapanya. Rasa penasaran yang memenuhi hati dan pikiran mendorong ia untuk mendatangi ibunya. “Ma kenapa rambut bapak putih dan wajahnya jadi keriput.....,” tanya ia pada ibunya.
Dengan tatapan heran, ia pandang putrinya yang menunjukkan wajah memelas seakan memohon sebuah jawaban yang diharapkan bisa memuaskan dahaga keingintahuannya.
Diusapnya rambut di kepala anaknya itu. Sembari memegang kedua bahu muda di hadapannya, si ibu berkata,

Kisah Inspiratif - Semua untuk Bapa



Setiap pagi, pria itu harus menaiki kapal untuk menuju tempatnya bekerja. Biasanya ia mampir dulu di sebuah kedai dekat pelabuhan itu untuk minum kopi sebelum memulai aktivitasnya setiap hari.
Di sekitar kedai itu ada beberapa anak kecil yang menawarkan jasa semir sepatu pada para pria yang sedang duduk menikmati hangatnya kopi pagi. Pria itupun memanggil seorang anak, "Sini Nak. Tolong semirkan sepatu Bapak ya?"
Anak kecil itupun datang menghampiri pria itu dan dengan penuh semangat mulai menyemir sepatunya. Dari mata anak itu terpancar betapa senangnya ia melakukan pekerjaan itu untuk pria itu. Setelah selesai, sejumlah uangpun diberikan kepadanya, dan anak itu mengucapkan terima kasih.
Keesokan harinya, ketika pria itu baru saja turun dari kapal kecil yang ditumpanginya,

Sabtu, 22 April 2017

Nabi Natan - Saksi Kehidupan Daud dan Salomo




Salah satu Nabi di Masa Perjanjian lama yang diutus Tuhan untuk mencatat FirmanNya adalah Natan. Bersama Samuel dan Gad, ia menuliskan riwayat hidup Daud dalam Kitab Samuel maupun Tawarikh.
Natan mempunyai pengaruh besar atas raja Daud (bdk: 2 Samuel 7:11-16). Bahkan dialah yang ditugaskan memberitahukan janji Allah mengenai keluarga dan kerajaan Daud (dalam 2 Samuel 7:1-29; 1 Tawarikh 17:1-27).
Diantaranya Ia menegur Daud, sebab raja kedua Israel itu telah berbuat serong terhadap Barsyeba sekaligus merancang pembunuhan terhadap Uria, suami Betsyeba (2 Samuel 12 :1-7).
Selain itu saat Adonia merencanakan merebut tahta ayahnya, Natan mendorong Betsyeba mengingatkan Daud pada janjinya akan menetapkan Salomo. Natan ditugaskan menyatakan Salomo (1 Raja-raja 1: 11-45) sebagai raja.
Begitu juga saat Daud menyatakan keinginannya mendirikan Bait Suci, Natan kembali datang untuk menyampaikan pesan Tuhan, bahwa Allah menghendaki Salomo-lah yang akan melaksanakan pembangunan rumah Tuhan di Yerusalem.
Demikian juga Daud menggubah lagu atas dorongan Natan, lagu untuk ibadah Bait (2 Tawarikh 29:25). Dan masih banyak lagi peran Natan dalam hidup Daud hingga Salomo.
Dalam Perjanjian Lama namanya disebutkan beberapa kali, mulai dari Kitab 2 Samuel 7 : 2, Kitab 2 Raja-raja, 1 Tawarikh, 2 Tawarikh hingga Kitab Mazmur 51 : 1.*dari berbagai sumber
Dikutip dari Glory News, Warta Jemaat Gereja Bethany Indonesia-House of Glory